Selasa, 21 Mei 2013

Sikap Saya


1. Ketika mendapati seseorang yang menyebalkan, egois dengan kepentingannya sendiri, tanpa mau terbuka untuk mendengarkan dan memahami org lain,

2. Sebagian orang bakal stress. Apalagi yang tinggal bersamanya, ia tertekan. Inginnya menjauhi orang tersebut. Kabur dari kehidupannya...

3. Kadang, entah kenapa otak ini dengan otomatis merubah pola pikir saya, dari rasa jengkel menjadi rasa kasihan terhadap orang tersebut.

4. Ini pula yang menjadikan saya tidak terlalu terbebani dengan sikap orang-orang macam itu. Tidak ada stress berkepanjangan. Hanya prihatin kepadanya.


5. Kenapa? Ya, karena orang tersebut telah mendorong dirinya sendiri ke kmunduran. Bahkan membawa orang-orang di sekitarnya.

6. Kasihan, karena ia memutuskan untuk berada di dunianya sendiri. Bisa saya rasakan orang-orang tersebut akan merasa kebingungan melihat dunia.

7. Orang dengan sifat seperti itu hanya akan memandang ada yang salah dengan dunia. Ia geram ingin merubahnya. Tapi keadaan justru bertambah buruk

8. Selama ia tidak terbuka, dunia akan asing kepadanya. Selama ia tidak introspeksi diri, orang-orang tetap akan menjauhinya. Ia dalam kemalangan.

9. Kasihan melihat orang seperti itu, dan mengapa saya tidak perlu merasa jengkel jika hidup selingkungan dengannya. Tidak pula harus marah.

10. Mengapa saya tulis ini? Sekadar sharing melihat orang-orang semacam itu di kehidupan saya dan bagaimana  #SikapSaya. Doa untuk mereka agar dberi petunjuk-Nya..

Repost from twitter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar