Selasa, 04 Juni 2013

#beda

Banyak orang jauh yg melihat saya sebagai orang rajin. Padahal yg dekat dengan saya tahu saya pemalas. Lelet. Penunda. Dan kurang bisa diandalkan #beda

Ada yg menganggap saya super. Padahal org terdekat saya tahu, saya lemah. Bahkan sakit-sakitan. #beda

Ada yg menganggap saya imam yg sedang menunggu kesiapan ma'mumnya. Nyatanya saya yg belum siap menjadi ma'mum manapun. #beda


Ada yg menganggap saya mampu diandalkan memimpin. Padahal saya termasuk gololongan yg mengabaikan tanggung jawab. #beda

Ada yg menganggap saya bisa diharapkan. Nyatanya banyak yg kecewa dgn saya. Tampilan jauh dari kenyataan. #beda

Bagaimanapun juga. Di tengah keterpurukan ini, saya tetap harus bangkit. Membangkitkan kembali optimisme dan idealiame hidup yg terkubur.

Karena memang. Setiap golongan butuh pemandu arah. Butuh orang yg meyakinkan mereka bahwa asa masih ada. Penerang dlm kegelapan.

Oleh karena itu. Semoga anggapan mereka trhadap diri ini menjadi doa di masa depan. Bahwa saya memang demikian.

Bahwa anggapan memang motivasi utk saya agar bangkit. Bahwa mereka sebtulnya tahu kelemahan saya. Tapi tetap memberikan harapan agar saya seperti anggapan mereka.

Semoga...

Apa arti lainnya?
Jangan terlalu berharap lebih ke seseorang. Terutama saya sendiri. Anda mngkin kecewa jika berekspetasi lebih kepada saya. Sewajarnya saja. #beda

Berharaplah kepada yang Maha Pemberi Harap. Tuhanmu. Anda tidak akan kecewa...


-repost from twitter-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar