Rabu, 12 Agustus 2015

Quote: Doa Kita

Tuhan Yang Maha Mengetahui Rahasia Waktu

Kami tak pernah sanggup meraba-raba hari esok -bahkan apa yang akan terjadi satu atau dua jam lagi, kami  tak  tahu. Waktu serupa misteri rahasia yang selalu memesona. Kami tahu, kami tak dibekali pengetahuan tentang apa pun yang misteri, kecuali sedikit -yang bahkan kepala kami terlalu kecil untuk menampung yang  sedikit itu. Kami sering bertanya-tanya, apa yang terjadi besok? Kami tak tahu. Kami tak pernah benar-benar tahu. Sungguh, Engkaulah yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Engkaulah yang Maha Mengetahui segala peristiwa, semua lipatan  waktu. Kalau boleh kami meminta, izinkanlah esok memercikkan cahaya yang sanggup menumbuhkan cinta di hati kami berdua. Meski itu sedikit saja dari cahaya-Mu -bukankah bahkan seluruh semesta saja terlalu kecil untuk menampung yang sedikit itu?

Tuhan Yang  Maha Mengatur  Segala Sesuatu;

Kami tak sanggup membaca peta waktu-Mu, menduga miliaran kemungkinan dalam irama  takdir-Mu. Bahkan, menghafal peristiwa dari satu tanggal dalam kalender saja pun kami tak mampu. Milik-Mulah segala perhitungan, rahasia yang selalu  memesona. Kami tahu, kami tak diberi kuasa untuk memilih dan menentukan masa depan, kecuali memutuskan apa yang ingin kami perbuat hari ini -yang sering kami lakukan sembarangan dan keliru. Maka bimbinglah, percikkan cahaya-Mu pada mata kesadaran kami yang  buta. Bentangkanlah jalan rahmat dan kasih bagi langkah-langkah yang akan kami pilih. Jadikanlah kami hamba yang bersyukur dan bersabar dalam menghadapi segala kemungkinan takdir-Mu. Kalau boleh kami meminta, tumbuhkanlah sayap di punggung kami -lalu berilah kami kemampuan untuk terbang melampaui segala hal yang menyulitkan, segala hal yang  memberatkan.

Fahd Pahdepie, Rumah Tangga, Hal. 44-45

Tidak ada komentar:

Posting Komentar